3 CARA BERSYUKUR

Bersyukur merupakan salah satu kewajiban setiap orang ( hamba ) kepada Allah SWT. Begitu wajibnya bersyukur, sehingga Nabi Muhammad SAW yang jelas-jelas dijamin masuk surga, tak henti – hentinya selalu bersyukur kepada Allah SWT. Dalam sebuah hadist disebutkan, Nabi selalu menunaikan shalat tahajud, memohon maghfirah dan bermunajat kepada-Nya. Seusai shalat, Nabi berdoa memuji ke-Agungan Allah hingga shalat Subuh,sebagai wujud nyata ungkapan rasa syukur beliau Nabi akan ke-Agungan nikmat Allah SWT.

” Katakanlah ( Muhammad )” Seandainya lautan menjadi tinta untuk ( menulis ) kalimat – kalimat ( nikmat )Tuhanku , maka pasti habis lautan itu sebelum selesai ( penulisan ) kalimat – kalimat ( nikmat ) Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu ( pula ) ” ( QS Al- Kahf [18 ]:109 ) ” Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Alnahl [16]: 18).

Bersyukur merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah yang mudah dilaksanakan, tidak banyak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas nikmat Allah berarti berterima kasih kepada Allah karena kemurahan-Nya. Dengan kata lain, bersyukur berarti mengingat Allah yang Mahakaya, Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Penyantun.

Menurut para Ulama ada tiga cara bersyukur kepada Allah.
Pertama : bersyukur dengan hati nurani. Kata hati alias nurani selalu benar dan jujur. Untuk itu, orang yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak akan pernah mengingkari banyaknya nikmat Allah. Dengan detak hati yang paling dalam, kita sebenarnya mampu menyadari seluruh nikmat yang kita peroleh setiap detik hidup kita tidak lain berasal dari Allah. Hanya Allahlah yang mampu menganugerahkan nikmat-Nya.

Kedua: bersyukur dengan ucapan. Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata. Ungkapan yang paling baik untuk menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa mengucapkan subhana Allah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa membaca la ilaha illa Allah, maka baginya 20 kebaikan. Dan, barangsiapa membaca alhamdu lillah, maka baginya 30 kebaikan.”

Ketiga: bersyukur dengan perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk bersyukur. Antara lain, mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan, dan kaki. Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, positif, berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita peroleh. Allah berfirman, ”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS Ad-dhuha [93]: 11).
Bersyukur dan berdoa
” Mungkin ALLAH tidak memberi apa yang kita harapkan tetapi memberi apa yang kita perlukan.. walau kadang sedih,kecewa, terluka.. TAPI JAUH DI ATAS SEGALANYA ADALAH… bahwa DIA merajut yang terbaik untuk kita…”

Salam Selaras…. Mas Karyadi Ch

One comment on “3 CARA BERSYUKUR

  1. Masss…sungguh مشاالله kata-kata diatas membuat hatiQ tersentuh…smga Robbi ilahi senantiasa mencurahkan hidayahnya & slalu membukakanpintu rahmatnya kpd mas karyadi ch.& slm kenal drQ…..(gadis parakan blimbing)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s