KEKUATAN KEYAKINAN DIRI

Kekuatan Keyakinan atau The Power of Belief adalah fondasi untuk melakukan hal apa saja. Kita baru akan bertindak bila kita sudah merasa yakin mampu melakukan sesuatu. Jika tidak yakin maka upaya yang kita lakukan akan dikerjakan dengan setengah hati dan biasanya akan berakhir dengan kegagalan. Kekuatan Keyakinan Diri adalah kepercayaan penuh bahwa diri kita dapat menjalani dan mengendalikan kehidupan kita dengan baik serta terus berusaha  menghadapi dan menyelesaikan berbagai rintangan hidup dengan baik.

Seberapa besarkah kekuatan yang dibutuhkan oleh manusia agar sanggup menjalani hidupnya dengan baik ?.  Kita tidak pernah tahu secara pasti, namun yang jelas kita punya potensi yang sudah kita miliki dan dapat terus menerus kita kembangkan  plus akan mendapatkan pertolongan dari Allah. Memang benar jika ada orang yang bilang kalau kemampuan manusia itu terbatas. tapi kemampuan manusia hingga kini tidak pernah diketahui batasnya seberapa..Nah lho… pada kenyataannya tidak semua potensi manusia dikembangkan secara maksimal .Kalaupun ada yang dikembangkan dengan memakai metode yang tepat , jumlahnya tidak banyak . Manusia memang LUAR BIASA… Nah, terkadang kelemahan dan kekurangan yang kita rasakan hanyalah prasangka saja… Dari seringnya berprasangka buruk terhadap diri sendiri atau membuat penilaian negatif terhadap diri sendiri justru akan membuat lemah mental kita.

Terkadang  kita juga merasa rendah diri, ketika ada seseorang yang berkomentar atau menyebut tentang kelemahan diri kita. Dan ternyata orang yang menyebut tentang kelemahan diri kita itu adalah orang-orang yang dekat dengan diri kita seperti ibu bapak kita, kakak, adik , teman sekolah dan juga guru-guru di sekolah. Tujuan mereka menyebutkan kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri kita tentu bermaksud baik supaya kita berusaha memperbaikinya. Namum terkadang  justru kita meresponnya secara negatif dan hal itu menyebabkan kita mudah patah semangat dan semakin malas berusaha. Untuk itu mari kita perhatikan dan amati diri kita sendiri , apakah diri kita sudah mencerminkan pribadi yang memiliki keyakinan akan kekuatan atau kemampuan diri….

Apakah kita suka mengeluh ?  Jika kita sudah yakin dengan kekuatan diri yang kita miliki, kenapa harus mengeluh? Sebuah keluhan adalah pengakuan bahwa kita lemah tidak berdaya. Jika kita merasa kuat, kenapa harus mengeluh? Jadikan semua halangan dan rintangan sebagai tantangan hidup kita. Semua itu akan teratasi dengan tindakan, bukan dengan kata-kata keluhan. Saat kita takut dengan kesulitan atau kondisi dan selalu mengeluh menyalahkan diri sendiri , orang lain , keadaan atau menyalahkan Tuhan, artinya kita tidak memiliki kekuatan keyakinan diri.

Takut memiliki cita-cita yang tinggi …? Orang yang merasa lemah, dia tidak akan berani memiliki cita-cita yang tinggi. Hidupnya hanya untuk sekedar bisa bertahan hidup saja, sebab apa yang ada dalam pikiran-nya hanya sekedar bertahan. Bertahan saja susah, apalagi harus memikirkan hal yang besar? Sudahlah tidak usah muluk-muluk, bisa makan saja sudah cukup,dan sebagainya. Semua itu adalah gambaran bahwa kita merasa rendah diri dan lemah. Saat kita takut memiliki cita cita ( impian ), artinya kita tidak memiliki kekuatan keyakinan diri.

Tidak yakin pada potensi diri… ?. Orang yang lemah , dia tidak yakin pada potensi dan kemampuan yang ada pada diri nya .Jika kita yakin dengan kemampuan yang kita miliki ( potensi diri ) , maka kita akan sanggup mengatasi berbagai permasalahan dalam hidup ini. Terkadang kita takut tidak lulus UN , takut kena PHK , mau buka usaha takut bangkrut dan sebagainya. Saat diri kita takut dan kurang meyakini potensi diri serta pertolongan Allah, artinya kita tidak memiliki kekuatan keyakinan diri.

Takut mengambil keputusan dan tanggung jawab lebih..?  Orang yang lemah , dia selalu membayangkan bahwa beban hidupnya sudah sangat berat. Sehingga dia selalu melepaskan diri dari tugas dan tanggung jawab dengan berbagai dalih bahwa dia tidak sanggup, dia sibuk, dan sebagainya. Kalau pun dia mau kerja, dia hanya memilih yang ringan saja, yang tidak keluar dari zona nyaman dia. Ini adalah bagian saya, katanya. Saya hanya bisa melakukan hal ini. Sementara, dia menganggap tugas-tugas berat itu adalah tugas orang lain, bukan tugas dia. Saat kita yakin bahwa kita mempunyai kekuatan , kenapa tidak mau mencoba menerima tanggung jawab lebih, kanapa harus memilih yang ringan-ringan saja? Saat kita takut mengambil keputusan dan menerima tanggung jawab lebih, artinya kita tidak memiliki kekuatan keyakinan diri.

Apakah kita takut pada perubahan....?  Orang yang lemah , dia takut  pada setiap perubahan yang terjadi. Padahal perubahan akan selalu terjadi di manapun dan pada hal apapun dalam kehidupan kita , seperti dalam karier , bisnis, pendidikan , politik , ekonomi dan sebagainya. Sebenarnya bukan perubahan yang mengakibatkan bisnis hancur , karier yang terancam dan sebagainya, tetapi karena diri kitalah yang tidak mau menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Saat kita takut perubahan, artinya kita tidak memiliki kekuatan keyakinan diri.

Nah ..setelah kita memperhatikan dan mengamati seperti apa diri kita , yang jelas kita punya kelebihan dan kelemahan dan hal itu adalah manusiawi. Setiap orang pasti berbeda dan punya kelebihan dan kekurangannya masing – masing . Dari sini kita dapat membangun kekuatan keyakinan diri dengan memperbaiki kelemahan diri kita dan belajar mengenali  siapa diri kita dengan menjadi manusia pembelajar .

Manusia pembelajar adalah setiap orang (manusia) yang bersedia menerima tanggung jawab untuk melakukan dua hal penting, yaitu:

Pertama, berusaha mengenali hakikat atau jati dirinya, potensi dan bakat-bakat terbaiknya, dengan selalu berusaha mencari jawaban yang lebih baik tentang beberapa pertanyaan eksistensial seperti: Siapakah aku ini?; Dari mana aku berasal ?; Apa tujuan hidupku ? Apa yang sudah dan belum aku lakukan untuk masa depanku ?  Kemanakah aku akan pergi ( kembali )?; Apa yang menjadi tanggung jawabku dalam hidup ini?; Kepada siapa aku percaya? dan sebagainya

Kedua, berusaha sekuat tenaga untuk mengaktualisasikan segenap potensinya itu, mengekspresikan dan menjalani hidup sebagai dirinya sendiri seutuhnya dan menolak untuk dibanding-bandingkan dengan sesuatu yang “bukan dirinya”.

Salam Selaras…. Mas Karyadi Ch

3 comments on “KEKUATAN KEYAKINAN DIRI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s