HIDUP ADALAH PILIHAN

Sejak kita masih kecil , orang tua kita telah mengajari bagaimana menentukan pilihan hidup kita “ kalau sudah besar adik mau jadi apa sih ? “ , tentu pada waktu itu kita menjawab seenaknya , ada yang mau jadi dokter, ada yang ingin jadi polisi, tentara , pegawai , guru , pedagang , petani bahkan ada yang jawab ingin jadi menteri atau presiden, dan sebagainya. Orang tua kita tentu ingin anaknya mempunyai cita cita yang bagus sejak kecil dan mampu membedakan antara yang baik dan yang salah,mampu menentukan pilihan hidupnya sendiri di masa depan ketika kita dewasa , karena hidup adalah sebuah pilihan.

Hal itulah yang membedakan antara manusia dengan malaikat dan syaitan . Manusia diberikan kelebihan sangat luar biasa yang tidak di miliki oleh malaikat dan syaitan yang berupa akal untuk memilih. Malaikat sentiasa mentaati perintah Allah dan syaitan sentiasa melanggar perintah Allah…..Kita diberikan akal untuk memilih dan membedakan antara yang benar dan yang salah , antara yang baik dan yang buruk ,antara yang sesuai dan tidak sesuai dalam menjalani kehidupan kita , ALLAH SWT telah membekali kita untuk menentukan pilihan hidup kita dengan Hidayah ( Petunjuk ) berupa panca indra dan Hidayah yang berupa Agama, dan pada sebagian dari kita ALLAH SWT memberikan Hidayah ( petunjuk ) berupa Inayah yaitu petunjuk langsung dari Sang Maha Pencipta sebagai SUNATULLAH bagi orang orang yang di kehendaki-Nya

Hidup & mati memang Tuhan yang menentukan…. Namun, warna-warni hidup kita. Arah tujuan hidup kita, dan sikap hidup kita adalah kita sendiri yang berhak menentukan.
Banyak sekali pilihan-pilihan hidup kita mulai dari yang paling kecil sampai yang paling besar, dari mulai mencari ilmu , mau sekolah di mana , melanjutkan sekolah / kuliah dimana , ketrampilan apa saja yang harus kita miliki, pilihan bekerja dimana , mau makan apa , pilihan hidup dengan siapa,pilihan hidup dengan cara seperti apa lalu pilihan mau jadi apa kita hidup kita nanti ( gagal miskin, sukses.sederhana , mewah ) dan sebagainya.

Hidup adalah pilihan dengan segala konsekuensinya. Terkadang kita juga tidak tahu persis apakah yang kita pilih itu benar atau salah. Kadang pilihan kita itu sudah kita pertimbangkan matang-matang tapi belum tentu hasilnya seperti yang kita inginkan.. Ya memang menentukan pilihan itu tidak gampang, ketika kita telah menentukan pilihan kita maka kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk sampai pada tujuan hidup yang telah kita pilih apapun resikonya harus kita hadapi dengan bijaksana dan yang bisa kita lakukan adalah berdoa supaya kita mampu mengambil pilihan yang sesuai dengan blue print yang sudah ditentukan Tuhan, dan yakinlah bahwa semua yang terjadi adalah memang itu yang terbaik bagi kita dan atas kehendak dari Sang Pencipta, sehingga kita bisa lilo legawa untuk menerima setiap konsekuansinya. Bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur namun bersyukurlah yang membuat kita bahagia.

Kehidupan ibarat sebuah pohon takdir yang ditumbuhi puluhan bahkan ratusan cabang dan ranting. Ada cabang yang kokoh berdaun rimbun, berbunga, dan berbuah melimpah. Ada cabang yang kokoh, namun tak dihiasi terlalu rimbun daun maupun buah dan bunga yang indah, tapi masih tetap berdaun, berbuah dan berbunga. Ada pula cabang yang kering hingga hanya memiliki sedikit daun karena meranggas, tanpa memiliki sedikitpun buah dan bunga. Yang paling menyedihkan adalah cabang yang bahkan mati sebelum ditumbuhi daun , Ketika cabang terbentuk. ……..Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi terhadap cabang tersebut. Semuanya berada di luar jangkauan, berada di luar kuasa kita. Cabang dan ranting adalah pilihan-pilihan yang harus kita tempuh untuk menjalani kehidupan. Setiap keputusan memiliki konsekuensi dan resiko masing-masing. Jadi, kehidupan yang kita miliki saat ini adalah hasil dari keputusan atas pilihan yang sudah kita lakukan di masa lalu. Waktu tidak pernah bisa ditarik mundur…….. Tidak berguna menyesali pilihan yang sudah kita ambil..

Bila ingin menjadi pohon besar siaplah diterpa angin dan badai, jika tidak ingin seperti itu, jadilah rumput yang hidup dibawah pohon besar,namun kita akan selalu diinjak-injak orang, dan jika tidak ingin ditumbangkan angin dan diinjak-injak orang, jadilah semak belukar, Namun suatu saat kau akan dilibas orang

Memang selalu ada saja pilihan dalam hidup kita. Selalu saja ada sekenario – sekenario yang harus kita jalani. Namun seringkali kita berada dalam ketakutan, kesangsian, keraguan, kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap dibuai dengan alas an- alasan untuk tidak mau melangkah, tak mahu menatap hidup, kerena hidup adalah pilihan, maka hadapilah semua pilihan dengan penuh percaya diri dan penuh keyakinan dan kerena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijaksana. Selagi kita masih hidup berarti masih ada kesempatatan untuk memilih dan memilih lagi, pilihlah yang bermakna bagi terwujudnya tujuan hidup yang masih diberikan kepada kita, Karena sejalan dengan waktu, semua akan berubah

Karena Alam pasti berubah, Hiduppun akan berubah, Maka strategipun harus di rubah , Namun , IMPIAN harus TETAP Fokus, Fokus, & Fokus.

Advertisements

One comment on “HIDUP ADALAH PILIHAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s