Burung …… Manusia

Bagi kita yang sedang mengalami kesulitan hidup karena himpitan ekonomi atau cobaan hidup berupa apa saja .   Mari coba  kita perhatikan bagaimana kehidupan seekor burung. Kita bisa lihat burung tiap pagi keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Sebelumnya tidak pernah terbayang  kemana dan dimana ia harus mencari makanan yang diperlukan. Meskipun tiap hari si burung harus terbang  jauh kemana saja karena tidak punya “kantor” yang tetap, apalagi setelah lahannya banyak diserobot manusia.

Ketika sore hari burung pulang dengan perut kenyang dan bisa membawa makanan buat keluarganya. Tapi kadang makanan yang di dapatnya hanya cuma cukup buat keluarganya, sementara ia harus “puasa”. Bahkan seringkali ia pulang tanpa membawa apa-apa buat keluarganya sehingga ia dan keluarganya harus “berpuasa”.

Meskipun burung lebih sering mengalami kekurangan makanan, namun yang  jelas kita tidak pernah melihat ada burung yang berusaha untuk bunuh diri. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menukik membenturkan kepalanya ke batu. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menenggelamkan diri ke sungai. Kita tidak pernah melihat ada burung yang memilih meminum racun untuk mengakhiri penderitaannya. Kita tidak pernah melihat burung marah lalu mengobrak – abrik sarangnya .

Burung tetap semangat dan optimis akan makanan ( rijki ) yang dijanjikan Allah. Kita lihat, walaupun kadang kelaparan, namun tiap pagi ia tetap berkicau dengan merdunya. Tampaknya burung menyadari benar bahwa demikianlah hidup, suatu waktu berada diatas dan dilain waktu terpuruk di bawah. Suatu waktu kelebihan dan di lain waktu kekurangan. Suatu waktu kekenyangan dan dilain waktu kelaparan.

Kita tahu burung adalah makhluk hidup juga dan, sama dengan makhluk hidup lainnya, ia mempunyai perut yang apabila tidak diisi maka ia akan mati. Tapi kita lihat , dengan segala keterbatasannya, burung tidak pernah putus asa dan frustasi dalam mencari makan ( rijki ) .
Nah …. Sekarang  lihatlah diri kita sebagai manusia dengan segala kelebihan yang kita miliki jauh lebih canggih sebagai bekal hidup kita. Tetapi mengapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah dari burung ?. Terkadang manusia banyak yang putus asa , marah , frustasi, stress, bahkan ada yang sampai bunuh diri menghadapi kesulitan dan cobaan hidupnya.  Nah ….mungkin kita perlu banyak belajar dari burung.

Mari kita renungkan begitu banyak manfaat yang telah diberikan oleh sang pencipta kepada kita, mulai dari bentuk tubuh, kemampuan atau fungsi organ yang lengkap, kemapuan untuk melakukan sesuatu dan sebagainya. Yakinlah apabila hal itu selalu kita syukuri maka tidak ada yang tidak mungkin didunia ini untuk bisa kita capai.

Diciptakan untuk kitabahu ” yang kuat dan berotot  agar kita bisa bekerja keras dengan tetesan keringat kita . Di anugerahkan kita ” kemauan”  agar selalu mau berusaha mendapatkan Ilmu dari segala sesuatatu yang Allah ciptakan untuk kita ( Alam Semesta ). Kita terlahir dengan ” Otak ” yang di dilindungi tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apa pun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang bisa kita fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.

” Jika sebuah bangsa  sudah bisa berpikir, pasti mendapatkan  kejayaan ”

Mari kita terus berjuang dan  bersyukurlah dengan apa yang kita miliki saat ini serta fokus pada apa yang ingin kita capai.

Salam Selaras ……

Advertisements

One comment on “Burung …… Manusia

  1. Pingback: MEMBANGUN SIKAP MENTAL JUARA « FOCUS MIND EDUCATION

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s