Jangan ….aaah !

Kata Ajaib ” Jangan “

“ Jangan dibaca kalau anda nggak ingin menyesal !”   Eits. … kok masih dibaca juga sih…?

“ Jangan percaya omongan saya  kalau nggak terbukti !”  Nah  lho.. kok semakin percaya ?

“ Jangan di lihat , kalau anda nggak ingin tahu !”  lho kenapa ….masih di lihat ?

Jangan bilang “jangan”  begitulah ajaibnya kata “jangan” kenapa ?

Kata “jangan” adalah sebuah kata yang sering kita gunakan untuk mengekspresikan sebuah larangan. Tapi apa yang dilakukan oleh orang yang mendengar atau membaca kata “jangan” ini seringkali justru kebalikannya.

Sudah tahu ada tulisan “ Jangan merokok di sini “ , ini malah duduk manis sambil merokok tanpa mempedulikan nasib orang – orang di sekitarnya.

Sudah tahu ada tulisan “ Jangan di terima , jika segel rusak  !”  lho kenapa ….masih di terima juga ?

Sudah tahu ada tulisan “Jangan duduk di tangga” , eh malah asyik duduk  dengan pacarnya nggak peduli  tangga tersebut untuk lewat banyak orang .

Sudah tahu ada larangan ” Jangan Parkir di sini ” tapi masih saja ada oorang yang nekad parkir di situ ?

Sudah tahu ada larangan  “ jangan korupsi “ ,   justru malah rame-rame korupsi berjamah.. Buktinya lihat saja di TV berita tentang kasus korupsi ini nggak ada habisnya. dst..dst…

Padahal sering di kampayekan  “jangan dekati Narkoba “ yang terjadi banyak anak remaja yang terjerumus memakai narkoba.

Padahal sering di kampayekan  “jangan bugil di depan kamera “ yang terjadi banyak anak remaja yang terjerumus melakukan pornografi dan di rekam ( di buat ) vidionya .

Padahal orangtua maupun guru sering di nasehati   “ jangan malas belajar  “ yang terjadi justru si anak semakin malas belajarnya .

Kata “jangan” memang “Ajaib” .  Kata ” jangan ” dalam bahasa pikiran berarti ’silahkan’. Jika kita melarang ataupun menasehati  orang  dengan memberi peringatan berupa tulisan  atau mengatakan ” jangan ” itu sama halnya kita ” menyuruh ”  berbuat  seperti itu .

Kata “jangan” memang “Ajaib” untuk semua usia  . Coba sekarang praktekkan pada anak balita kita..

” Jangan corat-coret ditembok  …ya nak !” dan perhatikan apa terjadi si anak masih balita dengan senyum tak bersalah akan memegang crayonnya dan mengampiri tembok untuk mencoretnya.

“Nak, jangan main air ya..nanti basah bajumu…” reaksinya si anak justru semakin penasaran dan terus bermain  air  dengan senang…

Orang tua ( ibu ) yang selalu mengatakan kata “jangan” pada anaknya itu berarti dia sedang memutuskan sebuah koneksi dalam sel-sel otak anaknya. Padahal, kecerdasan seseorang itu ditentukan oleh banyaknya koneksi yang ada antar sel-sel dalam otak manusia.  Kata “jangan” akan menganggu atau melemahkan potensi pada anak. Anak  Balita tidak pernah kenal rasa takut gagal. Lihat saja, dia akan terus mencoba berjalan meski seringkali dia terjatuh. Tapi potensi  keberhasilannya itu sering dihambat oleh orangtua dengan adanya larangan atau pengucapan kata “jangan ”.

Lalu, bagaimana caranya supaya kita tidak latah mengucapkan kata “jangan” ini..?

Sebaiknya kita ganti kata “jangan” dengan ucapan atau kata lain yang lebih mendidik dan memotivasi.

Misalnya:  “ Mari nak.. kita lewat jalan sini saja, jalan situ becek, nanti kita terpeleset….” untuk menggantikan kalimat “jangan lewat situ nak nanti kepleset..”

” Ayo anak anak , kita harus lebih giat berlatih , supaya menjadi juara ”. untuk menggantikan kalimat “ jangan malas berlatih supaya menjadi juara …”

Intinya adalah mengubah kalimat sedemikian rupa sehingga anak didik atau anak anak kita tidak merasa dihambat potensinya.  Nah inilah yang harus kita latih dan kita biasakan…

 

Untuk itulah, berhati-hati dalam  berkata-kata karena kata kata begitu ajaib, bisa menyenangkan dan menyakitkan, bisa memotivasi bisa juga menjadi penghambat motivasi .

Salam Selaras…..Mas Karyadi, Ch ( Master Sugesti Indonesia )

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s