Gallery

PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter harusnya dimulai sejak usia dini yaitu dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD),  karena jika karakter tidak terbentuk sejak dini maka akan susah untuk merubah karakter seseorang ketika telah dewasa.  Pendidikan karakter memang harus diterapkan pada semua jenjang pendidikan, namun porsi yang lebih besar harus diberikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD),   dibandingkan dengan jenjang pendidikan lainnya. Hal itu karena siswa SD masih belum terkontaminasi oleh sifat-sifat  yang kurang baik sehingga sangat memungkinkan untuk ditanamkan budi pekerti atau karakter luhur bangsa kita yang pada akhirnya melekat dijiwa anak-anak hingga nanti mereka dewasa.  Untuk itu, selain orang tua, guru SD juga mempunyai peranan yang sangat vital untuk membentuk karakter anak.


Pendidikan karakter atau pembangunan karakter menjadi suatu keharusan karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas, juga mempunyai budi pekerti dan sopan santun sehingga keberadaannya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun orang lain. Dengan demikian setiap anggota masyarakat mempunyai kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap memperhatikan norma-norma di masyarakat yang telah menjadi kesepakatan bersama.

Dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak utama dalam pembangunan karakter bangsa.  Dalam menanamkan karakter pada anak yang paling penting adalah KEJUJURAN,  karena kejujuran bersifat universal, dan kunci pendidikan karakter yang paling efektif adalah KETELADANAN.

Tujuan pembelajaran pada anak didik mestinya diubah bukan hanya untuk mengejar angka raport,, rangking 1 atau  lulus UN . Namun bagaimana menjadi anak cerdas berkarakter yaitu anak cerdas yang berakhlak mulia, menjadi anak cerdas yang sehat jasmani dan rohani.

Bukan anak cerdas tapi mencontek, bukan anak cerdas tapi curang, bukan anak cerdas yang tidak bisa bersosialisasi, bukan anak cerdas yang sombong, bukan anak cerdas yang gemar berbohong, bukan anak cerdas tapi egois. Pintar dan cerdas saja tidaklah cukup menjadi jaminan keberhasilan seseorang. Ada nilai-nilai lain yang perlu dipegang teguh. Inilah yang melahirkan fakta dimana banyak orang berintelejensia tinggi cenderung menyalahgunakan kehebatannya jika tak didukung faktor kecerdasan lain atau karakter yang baik.

Karakter yang bisa ditanamkan pada anak didik  diantaranya  kejujuran, keberanian, komitmen, tanggungjawab, keyakinan , kepercayaan diri ,sopan santun,  kepedulian, berbagi, keadilan, toleransi, empati, kerjasama, persahabatan, memaafkan , pengendalian diri, ketegasan, sikap apa adanya, kesamaan, integritas, kreativitas, kehormatan, kebaikan, keikhlasan, loyalitas, humor dan lain lain.

Intinya pembinaan karakter harus dilakukan pada semua tingkat pendidikan hingga Perguruan Tinggi. Dan semuanya mesti diawali dari diri kita sendiri serta kesiapan kita dalam melakukan perubahan dengan tetap menghormati proses untuk menjadi yang lebih baik, berkarakter baik sehingga membawa bangsa ini menjadi bangsa yang cerdas, santun, sejahtera dan bermartabat serta mampu bersaing dengan bangsa manapun.

Salam Selaras …… Mas Karyadi, Ch

 

MEDIA MEMPROMOSIKAN BISNIS ANDA,CARA SUKSES, KUNCI SUKSES,

KENDAL NEWS, BERSATU UNTUK KENDAL MAJU

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s